Kamis, 24 April 2014

Memetakan Persoalan Eksploitasi Seksual Remaja






Judul : Perlindungan Anak dan Eksplotasi Seksual
Penulis : Esthi Susanti Hudiono
Penerbit : Yayasan Hotline Surabaya,2014
Tebal: xxv + 520 Halaman
Harga: Rp. 89.000



Terbongkarnya kasus eksploitasi seksual pada remaja dan anak-anak menyisakan banyak pertanyaan.  Bukan sekadar siapa yang menjadi “otak” kejadian tersebut, melainkan juga mengapa kasus-kasus seperti  itu kian banyak ditemukan.
Buku ini mencoba memberikan jawaban pertanyaan di atas. Mengambil contoh-contoh kasus yang terjadi di Surabaya, pembaca dapat melihat bahwa eksploitasi seksual pada remaja merupakan masalah yang sangat kompleks.  Tidak ada penyebab tunggal. Semunya saling terkait.
Jika diamati, ada kesamaan pola dari setiap kasus. Salah satunya adalah latar belakang keluarga yang berantakan karena perceraian orangtua. Hal ini biasanya disusul oleh kondisi ekonomi yang memburuk.
Menghadapi kenyataan itu anak menjadi gamang. Keluarga lain yang menjadi harapan untuk sandaran gagal menyelesaikan persoalan. Akhirnya anak harus menemukan “oase” lain yang dapat memberikan solusi.
Sayangnya “oase” tersebut justru tidak memberikan jalan keluar. Orang yang semula menawarkan bantuan, justru kemudian menjerumuskan remaja ke pusaran eksploitasi seksual. Mereka biasanya adalah kawan dekat, orang yang dikenal di tempat hiburan malam, atau bahkan kekasih korban.
Kisah-kisah tersebut dipaparkan sendiri oleh remaja yang mengalami eksploitasi seksual. Dengan menggunakan teknik sudut penceritaan “orang pertama”,  pembaca seperti mendengar sendiri penuturan para korban.
Hal yang tidak kalah menarik adalah kisah mengenai lembaga swadaya masyarakat yang mencoba untuk mengeluarkan korban eksploitasi seksual dari masalah yang tengah dihadapi. Di buku ini terlihat bahwa kompleksnya persoalan membuat proses itu menjadi sangat sulit.
Sekalipun pun korban berhasil dilepaskan dari tangan mucikari, masalah lain biasanya muncul. Mulai dari sulitnya merehabilitasi korban secara psikologis, lingkungan yang tidak mau menerima keberadaan korban, hingga bayi yang dilahirkan korban akibat eksploitasi seksual.
Menurut Hotline Surabaya, lembaga yang menangani korban eksploitasi seksual remaja,  modus eksploitasi seksual kian beragam. Sistem yang menyerupai multi level marketing, janji untuk dipekerjakan sebagai karyawan restoran, hingga “penjualan” secara online, adalah ragam modus yang kian banyak dijumpai.
Kisah-kisah di atas menjadi lebih tegas karena buku ini juga melampirkan berita-berita dari harian yang terbit di Surabaya mengenai eksploitasi seksual remaja. Ini memperlihatkan bahwa eksploitasi remaja merupakan agenda yang penting untuk diselesaikan.
Buku ini secara rinci juga menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga untuk memberantas human trafficking. Lembaga swadaya masyarakat, kepolisian, masyarakat, dan lembaga pemerintah seharusnya duduk bersama. Dari sini mereka dapat memetakan persoalan dan menemukan formula yang paling efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, solusi yang didapatkan tidak hanya di hilir, melainkan juga di hulu. ***

6 komentar:

Berita Indonesia mengatakan...

Orangtua sangat berpengaruh terhadap bentuk pribadi si anak. Aku berlindung kepada Alloh dari menyia-nyiakan anakku.

Nigar Pandrianto mengatakan...

Terima kasih atas komentar Anda

zaskia mengatakan...

nice post sob..
article yang menarik,saya tunggu article berikutnya yach.hehe..
maju terus dan sukses selalu...salam kenal yach...
kunjungi blog saya ya sob,banyak tuh article2 yang seru buat dibaca..
agen poker online terpercaya...poker uang asli..
http://chaniaj.blogspot.com/ dan situs kesayangan kami http://oliviaclub.com
serta sites.google kebanggaan kami https://sites.google.com/site/pokeronlineterpopuler/
di oliviaclub.com poker online uang asli terbaik di indonesia dengan teknologi teraman dan tercanggih.
main dan ajak teman anda bergabung dan dapatkan 20% referral fee dari house commision untuk turnover teman ajakan anda...

Tempat Tidur Anak mengatakan...

mas ada ada resesnsi buku tentang manajemen resiko gak?

my web
Mebel Jepara

leo mengatakan...

trimakasih infonya,,,
sangat bermanfaat,,
mantap,,

doni mengatakan...

terimakasih infonya,,
sangat menarik dan bermanfaat,,